
1. In January 2009, Retails Sales started at 15,5 %
2. From January to February, Retails Sales increased significantly by 37 %
3. From February to March, Retails Sales decreased significantly by 32,5 %
4. From March to April, Retails Sales increased gradually by 10 %
5. From April to May, Retails Sales decreased slowly by 9,5 %
6. From May to June, Retails Sales increased significantly by 35 %
7. From June to July, Retails Sales increased gradually by 14,5 %
8. From July to August, Retails Sales decreased significantly by 30 %
9. From August to September, Retails Sales increased slowly by 12,5 %
10. From September to October, Retails Sales had a static movement
11. From October to November, Retails Sales increased significantly by 37,5 %
12. From November to December, Retails Sales increased slight by 5,5 %


Dengan dibukanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di tiga tempat, yaitu di Desa Sarimukti dan Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung, dan di Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, untuk menampung sampah yang datang dari Kota Bandung di anggap menjadi salah satu solusi dalam menanggulangi masalah ini. Mungkin masalah sampah dapat diatasi tapi bagaimana dengan masyarakat sekitar apakah mereka setuju daerah pemukiman mereka di jadikan sebagai Tempat Pembuangan Sampah? Tentu saja tidak, terjadi protes dan aksi demontrasi yang dilakukan oleh warga sekitar untuk menolak kebijakan tersebut. Mereka tidak ingin setiap hari harus menghirup bau tak sedap yang keluar dari sampah tersebut serta mengotori lingkungan rumah mereka karena akan mengganggu kesehatan bagi masyarakat sekitar. Karena tumpukan-tumpukan sampah yang dibiarkan membusuk akan menjadi sumber munculnya wabah penyakit.
Tetapi tumpukan-tumpukan sampah bagi sebagian orang dijadikan sebagai sumber kehidupan dan mata pencarian untuk meningkatnya pertumbuhan perekonomian masyarakat. Apabila sampah ditangani secara serius, maka sampah bukan lagi musuh tapi sahabat, karena bisa didaur ulang dan dapat menghasilkan peningkatan ekonomi. Tentu saja, positif atau negatifnya dampak sampah bagi kehidupan masyarakat akan sangat bergantung pada sikap dari masyarakat dan pemerintah itu sendiri, karena sampah merupakan masalah bersama.
Dalam mengatasi masalah ini tindakan pemerintah seharusnya memberikan penyuluhan-penyuluhan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah dan pemerintah harus menyediakan fasilitas tempat pemilahan sampah organik dan anorganik mulai dari tingkat terendah seperti rumah tangga. Sebab, sumber sampah terbesar adalah sampah dari rumah tangga. Hal tersebut merupakan strategi dalam merangsang kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengontrol dan menanggulangi sampah. Di samping itu, pemerintah pun harus memberikan jaminan kesehatan dan keamanan bagi seluruh warga yang berdekatan dengan lokasi Tempat Pembuangan Akhir, dengan membangun fasilitas infrastruktur, baik berupa fasilitas kesehatan, olahraga, pendidikan, air bersih, maupun yang lainnya.545.jpg)